Laporan : Nurman Ismail (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BOALEMO [KP] – Mewakili Bupati Boalemo, H.Anas Jusuf selaku Wakil Bupati Boalemo sangat mengharapkan kepada jajarannya, dalam hal ini seluruh Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) di lingkungan pemerintahan kabupaten Boalemo untuk fokus dalam menangani penurunan angka Stunting yang menjadi salah satu Program Nasional di bidang Sumber Daya Manusia.
Hal ini disampaikan Wabup Anas Jusuf dalam acara Aksi Konveregensi Pencegahan Stunting di Kabupaten Boalemo tahun 2020 tingkat Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Graha Putra Tunggal Kecamatan Tilamuta pada, Rabu (14/10/2020).
Sesuai hasil capaian penurunan Stunting di Kabupaten Boalemo, Wabup Anas Jusuf dalam kesempatan itu memaparkan, bahwa sejak tahun 2018 angka kasus Stunting mencapai 24 Persen.
Menariknya dan patut di apresiasi pemerintah kabupaten Boalemo dalam upaya penurunan angka kasus Stunting, dari 24 Persen tahun 2018 menjadi 15 Persen di tahun 2019. Artinya tegas Wabup, telah melampaui target capaian 17 Persen yang telah tentuntukan dari sebelumnya.
Sementara itu, untuk tahun 2020, angka kasus Stunting sebagaimana yang ditargetkan harus berada pada 9 Persen namun untuk sementara masih mencapai 14 Persen.
“Saya masih ingat betul pada tahun 2018 waktu itu kita berada pada posisi 24 Persen, dan kami memutuskan target pada seluruh OPD harus 17 Persen, dan motto kami dari target yang diberikan itu bukan untuk mencapai, tetapi harus melampaui, Alhamdulillah target yang ditentukan 17 Persen kita mendapatkan 15 koma sekian Persen,” ungkap Wabup Anas.
“Sekarang ini kami sudah memberikan target kepada seluruh OPD sebisa mungkin hingga mencapai di bawah sembilan Persen, sementara capaian kita masih berada di kisaran empat belas Persen, masih ada 5 Persen yang harus kita capai bahkan harus di lampaui,” tambahnya.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Boalemo terus berupaya, dan optimis menargetkan angka penurunan kasus stunting di Kabupaten Boalemo, tahun 2020 dalam hal ini bulan Desember harus berada pada angka sembilan Persen (9%).
Selain itu, Wabup Anas menyampaikan bahwa Pemkab Boalemo juga melakukan aksi aksi Non Formal yang di koordinir langsung oleh Buapti Darwis Moridu,di Antaranya Program Aksi Boalemo Melayani Warga (BMW),yaitu Progam Pemkab Boalemo turun ke setiap desa untuk memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin sesuai yang diharapakan oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Pimpinan OPD beserta jajarannya,dilaksanakan sesuai dengan Protokol Kesehatan.#[KP]